Home Kisah Iiih Serem, Ada Garis Aneh di Kaki Kanannya, Ternyata Menurut Dokter Itu...

Iiih Serem, Ada Garis Aneh di Kaki Kanannya, Ternyata Menurut Dokter Itu Adalah…

SHARE
Loading...

Seorang pria berusia 42 tahun asal Tiongkok awalnya merasa aneh dengan garis berwarna coklat agak kemerahan di kaki kanannya. Pria itu sadar ada yang aneh di kaki kanannya setelah pulang berlibur dari Nigeria. Semakin hari garis itu semakin memanjang dan terasa bergerak.

Dilansir dari dream.co.id, pria itu mendatangi dokter di Peking Union Medical College di Beijing. Dia ingin memeriksakan keanehan di kaki yang telah terlihat sebulan terakhir.

Loading...

Pria tersebut lantas terkejut dengan apa yang diungkapkan oleh dokter. Hasil pemeriksaan oleh tim medis menunjukan jika garis panjang di kaki tersebut adalah cacing tambang.

Cacing itu diduga kuat masuk ke dalam kaki saat pria yang tak disebutkan namanya itu berlibur ke Nigeria. Sebab, saat di negara Afrika itu, dia kontak dengan kotoran hewan. Dari kotoran itulah cacing itu diduga berasal.

Jika cacing itu sudah bersarang dibawah kulit, maka seseorang akan merasakan gatal luar biasa. Dokter kemudian memberinya albendazole dan setelah dua minggu, cacing itu hilang.

Berdasarkan yang tertulis di wikipedia, Cacing tambang adalah cacing parasit (nematoda) yang hidup pada usus kecil inangnya, manusia. Ada dua spesies cacing tambang yang biasa menyerang manusia, Ancylostoma duodenale dan Necator americanus. Necator americanus banyak ditemukan di Amerika, Sub-Sahara Afrika, Asia Tenggara, Tiongkok, and Indonesia, sementara A. duodenale lebih banyak di Timur Tengah, Afrika Utara, India, dan Eropa bagian selatan.

Cacing tambang umumnya hidup di usus hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing. Telur-telur cacing ini biasanya keluar melalui kotoran hewan, dan biasanya dibuang oleh hewan-hewan pembawanya di daerah pantai berpasir atau di sekitar rumah

Lebih lanjut, Larva bisa menembus kulit dengan membuat lubang kecil dan menembus dinding pembuluh darah sehingga terbawa melalui peredaran darah ke jantung lalu ke paru-paru. Migrasi larva pada paru-paru lalu naik ke atas hingga pangkal tenggorokan dapat menyebabkan refleks batuk dan larva tertelan ke saluran cerna. Di saluran cerna larva tumbuh menjadi cacing dewasa di usus halus walaupun ada beberapa larva yang tetap dormant (tidak aktif) dan tidak tumbuh menjadi cacing dewasa.

Loading...