Home Kesehatan Setelah mengetahui fakta luar biasa ini Pasti anda tidak akan lagi langsung...

Setelah mengetahui fakta luar biasa ini Pasti anda tidak akan lagi langsung membuang kulit semangka sembarangan!

SHARE
Loading...

Pasti banyak diantara kita, mungkin termasuk kamu saat selesai makan semangka kulitnya langsung saja dibuang, bener ga? Nah kali ini viralken mau share nih seputar khasiat luar biasa dari kulit semangka.

Jarang sekali orang yang memakan kulit semangka. Selain keras, kulit semangka belum lazim dikonsumsi Tidak banyak orang yang tahu akan kandungannya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Loading...

Beberapa studi menyebutkan bahwa kulit buah semangka mengandung lebih banyak nutrisi ketimbang daging buahnya. Zinc, kalium, magnesium, vitamin B6, vitamin A, dan vitamin C merupakan beberapa zat yang terkandung di dalam kulit semangka. Selain itu, kulit semangka berfungsi sebagai antioksidan. Kulit semangka mengandung serat yang baik untuk pencernaan.

Berdasarkan Journal of The Science of Food and Agriculture Volume 91 tahun 2011 menyebutkan hasil sebuah penelitian yang pernah dilakukan mengenai senyawa sitrulin ditemukan pada kulit semangka dan sangat ampuh mengusir radikal bebas, karena mampu memberikan efek antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Membersihkan Ginjal

Kulit semangka bagian putihnya juga ampuh dalam membersihkan ginjal.
Asam amino sitrulin dan asam amino arginin dalamnya dapat membantu proses pengeluaran racun amonia dari ginjal dan berperan dalam reaksi siklus urea.

Amonia akan dikeluarkan dari tubuh melalui siklus urea secara alami dengan dibantu oleh senyawa-senyawa tersebut. Senyawa sitrulin dan arginin dapat membantu proses pembentukan urea pada organ hati, sehingga ekskresi di ginjal akan lebih lancar dan dapat bekerja dengan baik.

Membantu Menyembuhkan Diabetes

Senyawa arginin dalam kulit semangka juga mampu membantu menyembuhkan penyakit diabetes (kelebihan kadar gula).

Studi penelitian lain yang dilakukan tahun 2006 terhadap 33 pasien diabetes melitus tipe dua yang diterbitkan dalam jurnal Am. J. Physiol Endocrinol Metab, menjelaskan berbagai manfaat arginin semangka untuk penyakit diabetes melitus. Hasilnya, senyawa arginin dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada pasien diabetes melitus tipe dua yang disertai resistensi insulin.

Selain manfaat yang sudah disebutkan, kulit buah semangka dapat menjadi obat beberapa penyakit seperti sulit buang air besar dan kecil, radang ginjal, mencegah vasodilatasi, mengeluarkan cacing di usus, mengahalau infeksi di kandung kemih, mencegah anemia, dan penyakit-penyakit lainnya.

Mengatasi jerawat, mencerahkan dan menghaluskan kulit

Kulit semangka berwarna putih ini juga memiliki khasiat bagi kecantikan kulit, terutama untuk mengatasi jerawat, karena mengandung likopen sehingga bisa digunakan untuk perawatan untuk kulit berjerawat.

Likopen adalah sejenis antioksidan yang juga terdapat pada manfaat jeruk yang mampu memberikan perawatan terhadap sel kulit, meregenerasi sel kulit mati sehingga merangsang kulit menjadi cerah, halus dan bersih.

Likopen yang ada pada buah semangka adalah jenis zat antioksidan yang daya kerjanya lebih baik dibandingkan dengan antioksidan dari Vitamin C dan E.

Jadi, setelah anda mengetahui manfaatnya yang luar biasa, jangan biarkan kulit semangka berakhir dibuang ke tempat sampah. Mari kita olah menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk tubuh yang lebih sehat.

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung dan Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Di dalam tubuh sitrulin dapat diubah menjadi arginin yaitu, asam amino yang akan dimanfaatkan oleh hati dan sangat penting bagi sistem peredaran darah dan kekebalan tubuh. Serta menjaga tubuh dari racun berbahaya yang ada dalam tubuh.

Para peneliti dari texas A&M’s Fruit and vegetable Improvement Centre telah mencatat bahwa sitrulin membantu pembuluh darah rileks dan bahkan dapat membantu penyembuhan.

Selain sitrulin, di dalam kulit semangka ditemukan kandungan kalium dengan kadar yang cukup tinggi yang berfungsi melancarkan peredaran darah menuju jantung dan pembuluh darah baik arteri maupun vena sehingga menghindarkan dari masalah kardiovaskuler serta mampu menstabilkan tekanan darah tinggi sehingga mampu mengurangi penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Sumber : Tribunnews

Loading...