Home Kisah Wahai Para Suami, Merasa Istri Anda Boros? Coba Dipikir Kembali…Daripada Sibuk Menyalahkan...

Wahai Para Suami, Merasa Istri Anda Boros? Coba Dipikir Kembali…Daripada Sibuk Menyalahkan Istri, Baca Ini Dulu!

SHARE
Loading...

Coba renungkan kembali …

Seorang Istri menghabiskan 2 juta dalam 1 bulan, sang Suami mengatakan ia Boros… belum lagi perkataan yg keluar dr mulut mertua dan ipar-ipar nya .

Loading...

Padahal gaji sang Suami di atas 5 juta.

Suatu ketika sang Istri kebingungan karena tidak punya uang lagi untuk belanja keperluan rumah tangga, dan kemudian meminta uang pada sang Suami.

Dengan nada lirih sang Istri berkata,

“Yah…keperluan di dapur habis, apa kamu punya Uang selipan???
Suami menjawab dgn tegas, “Uang yg ku beri kemarin sudah habis??” Kemana saja uang yg ku berikan.

Si istri hanya diam dan mengambil selembar kertas, di tulislah dalam kertas itu” sang Suami hanya bisa terdiam.

Ada penyesalan di mata nya, karena selama ini sebagian gaji nya ia berikan untuk Saudara2, teman2, bahkan anak buahnya di kantor.

Buat Suami yg suka menghabiskan Uang untuk orang lain ketimbang memenuhi kebutuhan anak-istri, coba renungkan lah kembali hitung – hitungan sederhana ini.

Bener enggak Bunda ? jika setuju , silahkan share postingan ini, udah share aja gak usah pake ijin, biar para suami tahu..

Daripada Hanya Menyalahkan Istri, Setidaknya Ringankanlah Beban Beratnya

Tugas istri menurut kebanyakan orang adalah mendidik anak. Tapi bayangkan,bagaimana bisa istrinya mendidik anak, mencerdaskan anak, saat bayinya nangis, bapaknya diam saja dan duduk minum kopi..

SUATU hari saya berkunjung ke sebuah keluarga. Tujuannya menengok bayi mereka yang baru lahir. Basa basi ngobrol sana sini, tiba tiba ada kalimat yang keluar dari mulut sang Ayah, kira kira begini, “Kalau kelakuan anak saya gak bener, yang harus disalahkan adalah istri saya, dia kan tugasnya didik anak, kalau anak saya kelaparan, gak punya pakaian layak, gak hidup di tempat layak, yang salah saya bapaknya”. Saya lirik sang istri yang nampak tertunduk.

Sekilas pernyataan ini nampak benar sekali, namun jika membaca ayat Al Quran surat at tahrim ayat 6 yang sebagian artinya adalah peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Maka pernyataan bapak tadi jauh dari benar sama sekali.

Suami adalah kepala keluarga, pemimpin rumahtangga, jika ada yang salah pada istri dan anak maka yang patut disalahkan lebih dulu ya suami, bapaknya.

Tugas istri menurut bapak tadi adalah mendidik anak. Tapi bayangkan,bagaimana bisa istrinya mendidik anak, mencerdaskan anak, saat bayinya nangis, bapaknya diam saja dan duduk minum kopi, ibu sibuk kesana kemari, bayi yang ada di tahapan trust vs mistrust jadi terabaikan oleh ibunya.

Saat bayi nangis ibu tak segera meresponnya. Akhirnya banyak sel otak bayi yang tak dimanfaatkan ibu masuk ke program penghapusan.

Kenapa ibu abai? Ibu sibuk memasak, nyuci piring, nyuci baju, ngejemur, nyapu rumah, nyapu halaman, ngepel, gosek wc, ngangkat jemuran, nyetrika, klasifikasi barang, ngelap perabotan, mandiin anak, nyuapin anak, nyiapin kebutuhan suami dan anak.

Nah, bayi tumbuh besar, ibu makin abai. Ah asal anak anteng aja, biar kerjaan beres, kasih anak tablet, nonton tv, makanan instant serba manis, sebab kerjaan nambah numpuk, kalau anak rewel nanti gak beres. Akhirnya makin besar anak makin gak beres, otak depan terganggu. Malah ada yang bermasalah, terlambat bicara, emosional, sulit fokus, gak bisa kontrol gerakan.

Nah, itu semua akibat ibu yang abai. Salah ibu, sibuk dengan urusan rumahnya.

Lalu, dimana bapak? Bapak asyik aja urus diri sendiri, cukup dengan memberi uang, yang kadang pas pasan, gak sesuai antara pemberian dengan harga barang yang melambung tinggi. Tetap saat ada yang salah pada anak, bapak menunjuk ibu nya yang salah.

Bapak, pernah tahu bagaimana rasanya punggung si ibu saat dibaringkan di tempat tidur, semua terasa remuk, tarik napas aja susah. Tapi ibu tak berkeluh kesah.

Nah, kalau bapak ada yang tanya, “Mas, istrinya kerja dimana?”, jawabnya, “Istri saya gak kerja”.

Istigfar mas, itu daftar pekerjaan istri ko seabrek bilang gak kerja. Lantas istrimu itu tiduran kah sepanjang hari? Apa rumah bersih, baju rapi, makanan tersedia disulap penyihir baik?

Tugas istri ternyata berat sekali. Jikalau tak ikhlas sungguh amat merugi. Namun, jika suami mengerti, mendidik anak itu berat, maka ia akan meringankan tugas lain dengan membantu mengerjakannya atau setidaknya meringankan beban istrinya.

Nah, daripada menyalahkan istri, yuk coba deh rayu istrimu dengan kalimat romantis dibawah ini yaa… Pasti deh, istri bakal klepek-klepek.. Setuju kan?

1. “Istriku, ketika engkau mencintaiku, maka cintailah aku apa adanya, jangan engkau harapkan kesempurnaan dariku, karena kesempurnaan adalah ketika engkau bisa mencintaiku tanpa syarat.”

2. “Istriku, yang namanya cinta akan menjadi indah jika berpondasikan dengan kasih sayang Sang Pencipta, karena sesungguhnya cinta berasal dari-Nya dan cinta yang paling utama adalah cinta kepada Sang Pencipta.”

3. “Sayangku, mungkin dahulu Allah sengaja mempertemukan kita dengan orang yang salah sebelum mempertemukan kita dengan insan yang betul, supaya apabila kita akhirnya bertemu dengan insan yang betul, maka kita akan tahu bagaimana caranya bersyukur dengan pemberian dan hikmah di balik pemberian tersebut.”

sumber: artikel viral & lembahilmu dot com

Loading...