Home Kisah 6 Bulan Istri Pergi Kerja dan Gak Pulang-pulang. Begitu Lihat “Apa yang...

6 Bulan Istri Pergi Kerja dan Gak Pulang-pulang. Begitu Lihat “Apa yang Istriku Kerjakan”, Air Mataku Tumpah!

SHARE
Loading...

Aku sudah mengenal istriku selama bertahun-tahun. Sejak kecil, kita tumbuh bersama dan berasal dari desa. Hubungan kami berdua sangat baik sejak kecil.

Karena keadaan rumah kami sama-sama miskin, jadi kami putus sekolah dan pergi merantau ke kota untuk bekerja. Kami berdua sama sekali tidak takut menghadapi hiruk pikuknya kehidupan kota, mungkin karena kami tahu bahwa akan selalu menjaga satu sama lain.

Loading...

Segala pekerjaan di kota kami kerjakan. Akhirnya, perlahan kehidupan kami cukup stabil dan punya tabungan. Kebersamaan yang terus menerus akhirnya menumbuhkan benih cinta diantara kami berdua. Dengan cepat kami jatuh cinta dan seperti di film-film, selain cinta, kami tidak punya apa-apa lagi di kota ini.

Setelah itu, kami pun menikah dan pernikahannya sangat sederhana, hanya kerabat dan teman dekat dari kedua belah pihak yang diundang.

Acara dibuat sederhana karena keterbatasan kami, tapi diam-diam aku berjanji pada diriku bahwa setelah uang cukup, aku akan membuatkan pesta yang lebih meriah untuk istriku.

Tak terasa pernikahan kami telah berjalan selama 2 tahun, karena kelelahan yang berkepanjangan, tubuhku jadi rusak. Dokter juga mengatakan bahwa aku tidak boleh melakukan pekerjaan fisik yang berat lagi.

Aku pun menghabiskan seluruh tabunganku untuk operasi dan bahkan juga hutang kepada orang lain. Akhirnya, kami pun pulang ke desa untuk merawat tubuhku ini.

Aku merasa sangat berhutang kepada istriku, dia terus merawatku tanpa pamrih. Ketika tubuhku sudah lebih sehat, istriku kembali ke kota untuk bekerja. 6 bulan sejak kepergiannya, ia belum pernah pulang. Ia hanya mengirimkan uang tiap bulan.

Aku sangat mencintainya dan merindukannya. Jadi, aku pun diam-diam pergi ke kota untuk mencarinya dan melihat keadaannya. Istriku masih tinggal di tempat yang dulu kami sewa, pada saat ini mungkin dia masih bekerja.

Aku pun pergi ke tempat kerja istriku. Pekerjaan baru istriku itu di hotel, gajinya lumayan dan aku percaya saja. Tapi, ketika aku melihat istriku, air mataku tumpah. Ternyata dia bekerja di dapur hotel dan sebagai tukang cuci piring.

Aku melihat istriku sedang mencuci mangkuk, tangannya merah karena dinginnya air dan keringat membasahi kepalanya. Hatiku sangat sakit sampai langsung mematikan keran airnya.

Aku langsung berteriak padanya, “kenapa kamu begitu bodoh!” Istriku mengatakan bahwa apapun pekerjaan itu berharga selama itu demi aku suaminya, yang penting aku bisa bangkit kembali.

Dia tidak ingin beban rumah hanya dipikul olehku, ia ingin membagi bebannya. Aku langsung memeluk erat dirinya dan tidak melepaskannya.

Dia adalah wanita terbaik yang pernah aku temui dan juga wanita terbodoh. Aku berjanji akan menghasilkan banyak uang dan membuat hidupnya lebih baik lagi!

Sumber : lovemoney

Loading...